Pages

Friday, June 5, 2015

Antara sebab rezeki di sempitkan - PART 1

Assalamualaikum


Semoga pembaca berada dalam rahmat Allah hendaknya.

Sekadar perkongsian dalam hal ANTARA SEBAB REZEKI DISEMPITKAN

Setelah kita bertungkus lumus bekerja...di hujung bulan kita pasti menerima gaji, sesuai dengan kelayakan kita, pangkat kita...tetapi apabila di tolak sana..di tolak sini masih tidak cukup..kenapa?

Kita sudah berkahwin, kita ada anak..kita sudah bekerja..boleh di katakan seharian kita itu di penuhi dengan waktu yang kita rasa kita menghabiskan dengan waktu yang berfaedah. Melayan anak, melayan suami melayan isteri..beriadah bersama kawan2..menyelesaikan kerja di pejabat..boleh di katakan semuanya sempurna..tapi masih terasa kesempitan rezeki.. kenapa?

Persoalannya KENAPA dan MENGAPA?

Kenapa ?
Jawapannya = PERKARA LEPAS

Mengapa ?
Jawapannya = LUPA / MENGABAIKAN

1. PERKARA yang LEPAS yang membuatkan perjalanan rezeki kita sempit
Apakah perkara yang lepas itu? Yang ini kena balik pada Agama kita iaitu Islam. Islam itu ada syariat yang telah di tetapkan oleh Allah SWT. Jangan di langgar dan jangan di permainkan hukum Allah. Pada suatu ketika dahulu, (kita imbas kembali perjalanan hidup kita) pernah atau tidak kita melakukan dosa besar? atau pernahkah kita hampir2 melakukan dosa besar? Semak kembali diri kita. Tiada seorang pun yang tidak melakukan dosa walau sebesar zarah. Melainkan mereka yang dijaga oleh Allah (maksum).

Sekirannya ADA itulah antara sebab utama kesempitan rezeki. Kesalahan yang kita buat itulah yang telah menutup rahmat Allah yang bersifat kerezekian Ar-Razzak

“Sesungguhnya orang mukmin apabila melakukan sesuatu dosa, terbentuklah bintik hitam pada hatinya. Apabila dia bertaubat, kemudian menghentikan dosa-dosanya dan beristighfar, maka bersihlah daripadanya bintik hitam itu. Dan apabila dia terus melakukan dosa, bertambahlah bintik hitam itu pada hatinya, sehingga tertutuplah SELURUH hatinya, itulah karat yang disebut Allah SWT di dalam kitabNya: Sesekali tidak, sebenarnya apa yang mereka lakukan telah mengkaratkan(menutup) hati mereka. Surah Al-Mutoffifin ayat 14.” Hadith riwayat Al-Baihaqi.
Apabila jiwa dan hati kita telah tertutup seluruhnya dari rahmat Allah maka terhijab la hubungan kita pada Allah SWT. Dan apabila hati dan jiwa kita terhijab maka segala kesalahan yang kita lakukan itu kita tidak melihat itu adalah satu kesalahan..walhal ia adalah satu kesalahan yang besar (dosa besar). Apabila sesuatu kesalahan yang besar telah di lakukan, bagi orang yang beriman ia tetap akan melihat itu adalah satu kesalahan yang besar tapi bagi ahli maksiat ia tidak merasakan apa-apa.

“Orang yang beriman akan melihat dosanya umpama gunung yang menghempap, manakala ahli maksiat pula akan melihat dosa itu umpama lalat yang hinggap pada hidung.” Hadith riwayat Bukhari.
“Tidak akan mencuri seorang pencuri, sekiranya ketika dia mencuri itu dia beriman. Tidak akan berzina seorang penzina, sekiranya ketika dia berzina itu dia beriman. Tidak akan meminum arak seorang peminum arak, sekiranya ketika dia meminum arak itu dia beriman.” Hadith riwayat Bukhari dan Muslim. 

Kesan dari dosa ini lah yang menyempitkan rezeki kita. Harus di ingat hadis Nabi SAW ada mengatakan perihal HATI.

Nabi Muhammad s.a.w bersabda,
"Sesungguhnya dalam diri manusia itu ada seketul daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh anggota badannya tetapi seandainya daging itu rosak dan kotor, maka kotor dan rosaklah seluruh anggota badannya. Daging yang dimaksudkan ini adalah hati."
(Riwayat Bukhari dan Muslim daripada Nu'man bin Basyir)

Hati inilah yang menerima segala ISYARAT KEREZEKIAN, Apabila hati ini menerima isyarat dari Yang Maha Tinggi, hati inilah yang akan mendorong kita untuk terus menerus mencari rezeki yang halal, dan hati inilah juga yang akan menjadi penasihat kita berkaitan dengan halal dan haram.

Dan persoalannya....apakah yang akan terjadi sekiranya HATI ini telah menjadi hitam yang pekat di sebabkan dosa-dosa kita. Ambil hamparan kain putih..cuba kita lihat dengan hati yang kosong tanpa meletakkan apa-apa rasa dan perasaan pada pandangan kita...tunggu dan lihat dalam beberapa detik,..PASTI, automatik dan tanpa di buat-buat kita akan merasakan tenang lapang bukan? satu lagi contoh .................

InsyaAllah akan di sambung dengan Risalah yang lain..dalam PART 2

Wednesday, June 3, 2015

Kecanduan Gajet ( FB / WhatApps / Dll )

Imam Masjidil Al Haram Asy-Syaikh Su’ud asy-Syuraim dalam sebuah khutbah Jum’at beliau berkata:

"Adakah dari kita yang tidak melihat perubahan dalam kehidupannya setelah masuknya Whats App, Facebook, Instagram dan yang lainnya dalam kehidupannya ?

Bacalah ! 

Hal ini merupakan Ghazwul fikri yang menyerang akal, namun sangat disayangkan kita telah tunduk padanya dan kita telah jauh dari dien Islam yang lurus dan dari dzikir kepada Allah.
Kita telah menjadi penyembah2 WhatsApp, Twitter, Facebook, Instagram dan semacamnya.

Kenapa hati kita mengeras ? 
Itu karena seringnya kita melihat cuplikan video yang menakutkan dan juga kejadian2 yang di share di Whats App. 

Hati kita kini mempunyai kebiasaan yang tak lagi takut pada sesuatu pun. Oleh karenanya hati mengeras bagai batu. 

Kenapa kita terpecah belah dan kita putus tali kekerabatan ?
Karena kini silaturrahmi kita hanya via Whats App saja, seakan kita bertemu mereka setiap hari. Namun bukan begini tata cara bersilaturrahim dalam agama Islam. 

Kenapa kita sangat sering mengghibah, padahal kita tidak sedang duduk dengan seorangpun. Itu karena saat kita mendapatkan satu message yang berisi ghibah terhadap seseorang atau suatu kelompok, dengan cepat kita sebar ke grup2 yang kita punya. 

Dengan begitu cepatnya kita mengghibah, sedang kita tidak sadar berapa banyak dosa yang kita dapatkan dari hal itu. 

Sangat disayangkan, kita telah menjadi pecandu. Kita makan, handphone ada ditangan kiri kita. Kita duduk bersama teman2, HP ada di genggaman. Berbicara dengan ayah dan ibu yang wajib kita hormati, akan tetapi hand phone ada di tangan pula. Sedang memandu, HP juga di tangan. 

Sampai2 anak-anak kita pun telah kehilangan kasihsayang dari kita, karena kita telah berpaling dari mereka dan lebih mementingkan handphone.
"Aku tidak ingin mendengar seseorang yang memberi pembelaan pada teknologi ini. Karena sekarang, jika sesaat saja HP kita tertinggal betapa kita merasa sangat kehilangan.
Andai perasaan seperti itu ada juga pada salat dan tilawatul Qur'an kita".

Adakah dari kita yang mengingkari hal ini ?
Dan siapa yang tidak mendapatkan perubahan negatif dalam kehidupannya setelah masuknya teknologi ini pada kehidupannya dan setelah menjadi pecandu ?
Demi Allah, siapakah yang akan menjadi teman kita nanti di kubur ? Apakah HP ? 

Mari kita sama2 kembali kepada Allah, jangan sampai ada hal2 yang menyibukkan kita dari dien kita.
Kita tak tahu berapakah sisa umur kita".

Allah berfirman:
“Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit”. QS.Thoha: 124. 

Jangan disembunyikan nasihat ini, agar tidak menjadi seseorang yang menyembunyikan ilmu.
Semoga handphone yang kita miliki adalah wasilah untuk kebaikan dan bukan wasilah dalam keburukan....

Semoga bermanfaat buat kita semua.

Monday, June 1, 2015

Islam Larang Ibu Bapa Mencaci/Sumpah Anak - sambungan 2 (Saranan)

Assalamualaikum..

Berikut dari tajuk ini "Islam Larang Ibu Bapa Mencaci/Sumpah Anak" telah mendapat respon yang ramai bertanyakan hal ini maka di sini saya akan cuba kupaskan sedikit yang lebih pada bersifat umum untuk tidak menunjukkan siapa benar siapa salah. InsyaAllah akan saya cuba kupaskan.

Monday, May 4, 2015

‘Terima Kasih Si Babi Hutan, Tuhan Kini Aku Datang’ - LEPAT


KUALA LUMPUR – Karya terbaru Lepat berjudul ‘Terima Kasih Si Babi Hutan, Tuhan Kini Aku Datang’ laris dijual sempena Pesta Buku Antarabangsa Kuala Lumpur 2015 di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) yang berakhir pada Ahad.
Lepat atau nama sebenarnya Ismail Ariffin menghasilkan karya tersebut berdasarkan kisah hidupnya sejak 1996 selain meluahkan pelbagai situasi yang ditemui sepanjang ‘perjalanan’ tersebut.
Dubook Press yang dipilih untuk menerbit karya tersebut mengakui ia laris dijual pada pesta buku tersebut dan ditambah pula dengan kedatangan Lepat dari Jerman untuk menemui sendiri pembaca kisah hidupnya itu.
Editor Dubook Press, Lucious Maximus berkata, ” ‘Terima Kasih Si Babi Hutan, Tuhan Kini Aku Datang’ bukan sahaja mengenai kes anaknya, tetapi ia juga luahan kekecewaan Lepat ketika menhadapi masalah birokrasi ketika bertemu mereka yang dibayar gaji untuk menjalankan tugas dan amanah untuk rakyat.
“Selain itu, Lepat memilih Dubook Press untuk menerbitkan hasil tulisannya kerana dia mahu syarikat penerbitan yang mempunyai idea berlainan serta berjiwa muda.
“Dia merupakan penulis yang berpengalaman, jadi tiada masalah untuk kami menerbitkan hasil karyanya,” jelasnya kepada mStar Online.
Lucious memberitahu, pihaknya telah menerima sambutan luar biasa daripada pembaca yang ingin mendapatkan novel kisah hidup Lepat.
Tambahnya, cetakkan awal sebanyak 5,000 naskah habis dijual pada hari ketiga dan pihaknya terpaksa menampung permintaan dengan mencetak sebanyak 15,000 naskah lagi.
“Kami tidak mahu mengecewakan peminat yang ingin mendapatkan karya Lepat kerana mereka pastinya menunggu untuk membaca ‘kisah hidup’ lelaki ini. – mStar Online

Monday, March 16, 2015

4 jenis wanita

Suatu perkara yang pasti bahawa Syurga dan Neraka adalah dua tempat balasan yang Allah s.w.t. ciptakan. Syurga diciptakanNya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Muslimin dan Muslimat dan Neraka sebagai tempat tinggal bagi kaum Musyrikin, Musyrikat dan pelaku dosa yang Allah s.w.t. telah melarang darinya. Setiap Muslim yang mengerti keadaan Syurga dan Neraka tentunya sangat berharap untuk dapat menjadi penghuni Syurga dan terhindar jauh dari Neraka, inilah fitrah.

Sebagai manusia, kita tidak akan terlepas dari melakukan kesilapan dalam kehidupan kita sama ada secara kita sedar ataupun secara tidak sedar. Dan sebaik-baik manusia ialah manusia yang segera berubah untuk memperbaiki kesilapan diri. Berikut adalah 4 jenis perempuan yang akan menjadi penghuni neraka.

1. Perempuan yang jahat mulutnya dan perbuatan atas suaminya.

Terlalu banyak komplen. Ada sahaja yang tidak kena.
“Abang ni pun satu, beli ikan kecil-kecil sangat. Belilah yang besar sikit. Susah nak siang.” komplen Lisa pada Zack. Esoknya..

“Abang ni, beli ikan besar sangat, gelilah nak makan.” Komplen Lisa lagi. Ada sahaja yang tidak kena pada Zack, suaminya.

Suka memburuk-burukkan suami dibelakang suami samada kpd ibu bapa, sedara mara atau kawan2nya.

Curang pada suami.

Ketika suami tiada di rumah kerana pergi kursus, balik kampung, maka si isteri mengambil peluang dengan membawa lelaki lain masuk ke dalam rumahnya. Si isteri membuat perkara haram atau bergayut atau berchatting dgn lelaki lain.

Menyakitkan hati suami dengan mengungkit segala kekurangan suami setiap hari.

“Sedarlah diri awak tu, kos perkahwinan pun saya yang keluarkan. Nak harapkan awak dan keluarga awak, tak merasalah hidup senang seperti sekarang ni tau.” sehingga suaminya tidak terkata apa-apa.

2. Perempuan yang membuat suaminya barang yang tidak mampu (memperbodohkan suami, memaksa suami membuat perkara yang di luar kemampuan suami).
Menggunakan ilmu hitam agar suami patuh dan ikut segala kemahuan isteri.

“Itulah engkau, kalau dari dahulu, kau dengar cakap aku, beri suami kau makan nasi kangkang, sudah tentu sekarang ni kau tidak dimadukan.”

Memaksa suami untuk membeli sesuatu di luar kemampuannya atau suaminya mampu tapi suami minta tangguhkan dulu sebab ada perkara lain yg lebih perlu.

” Abang, saya tak tahu, raya nanti saya nak kereta. “

” Abang mana mampu yang. Yang tahukan, hutang kereta yang ada ni pun belum habis pembayarannya. “

” Itu saya tak tahu. Yang saya tahu, saya nak kereta, saya nak kereta.”


3. Perempuan yang tidak mahu menutup aurat. Yang memakai perhiasan untuk tujuan bermegah-megah.

” Amboi, cantiknya isteri abang. Bila bergaya nak keluar rumah, mengalahkan artis nak ambil award.”

” Mestilah, bila orang tanya, isteri siapa yang cantik, bergaya, rambut ikal mayang tu..ha..abang juga yang akan dapat namakan. “

” Iya tak ya juga. Bangga abang ada isteri cantik macam kamu ni.”

4. Perempuan yang tiada cita-cita melainkan makan, minum dan tidur.

Di suruh solat, tak nak. Di suruh berpuasa, tak nak. Di suruh belajar membaca Quran tak nak. Di suruh bertudung, tak nak. Apatah lagi hendak menutup aurat. Hidupnya hanya untuk bergembira dan berseronok. Hari-harinya di habiskan dengan berseronok, makan, minum dan tidur.

Mengenai hal ini, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud :

“Aku melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita.” (Hadis Riwayat Al- Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah s.a.w tentang penghuni Syurga yang majoritinya adalah fuqara (para fakir miskin) dan Neraka yang majoriti penghuninya adalah wanita. Tetapi hadis ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang menyebabkan mereka dimasukkan ke dalam Neraka dan menjadi majoriti penghuninya, namun demikian sebab-sebab tersebut disebutkan dalam hadis lainnya.

Di dalam kisah solat gerhana matahari, Rasulullah s.a.w. dan para sahabatnya melakukan solat gerhana padanya dengan solat yang panjang , Rasulullah s.a.w melihat Syurga dan Neraka. Ketika beginda melihat Neraka beginda bersabda kepada para sahabatnya:

“ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Para sahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Baginda s.a.w menjawab : “Kerana kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Baginda menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari)

Dalam hadis yang lain, Rasulullah s.a.w menjelaskan tentang wanita penghuni Neraka, baginda bersabda :

“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka kerana sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti bunggul unta. Mereka tidak masuk Syurga dan tidak mendapatkan wanginya Syurga padahal wanginya boleh didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

Dari Imran bin Husain dia berkata, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud :

“Sesungguhnya penduduk Syurga yang paling sedikit adalah wanita.”

(Hadis Riwayat Muslim dan Ahmad)

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan maksud hadis di atas dengan pernyataannya :

“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat kerana kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”

(Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tazkirah halaman 369)

Jika kita perhatikan keterangan dan hadith di atas dengan insaf, nescaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam Neraka bahkan menjadi majoriti penghuniya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoriti dari penghuni Syurga.

1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya :

Rasulullah s.a.w menjelaskan hal ini pada sabda baginda di atas tadi. Kekufuran seumpama ini terlalu banyak kita dapati di tengah-tengah keluarga kaum muslimin, iaitu seorang isteri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak sesuai dengan kehendak isteri sebagaimana kata pepatah,’panas setahun dihapus oleh hujan sehari’. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang isteri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan suami kerana Allah s.w.t. tidak akan melihat isteri seumpama ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah s.a.w :

“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.”

(Hadis Riwayat Nasaie)

Hadis di atas adalah peringatan keras bagi kaum wanita muslimah yang menginginkan keredhaan Allah s.w.t. dan SyurgaNya. Maka tidak layaklah bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal kekurangan yang tidak sepatutnya untuk diperbesar-besarkan.

Jika sedemikian keadaannya, maka sangat tidak sesuai sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah s.a.w sebagai majoriti kaum yang masuk ke dalam Neraka walaupun mereka tidak kekal didalamnya.

Cukup sekiranya isteri-isteri Rasulullah s.a.w dan para sohabiyah sebagai suri tauladan bagi isteri-isteri kaum muslimin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.

Wednesday, January 14, 2015

Iman itu adalah BENTENG DIRI



Assalamualaikum

“Sifat malu dan iman itu seiringan. Jika salah satu ditinggalkan, maka kedua-duanya akan hilang.” (Riwayat Baihaqi)
“Iman itu ada lebih 60 cabang. Dan sifat malu itu adalah sebahagian daripada cabang iman.” (Riwayat Abu Hurairah)


Pada hakikatnya manusia di ciptakan dengan sifat MALU. adanya iman itu maka timbullah perasaan malu pada diri. Perasaan malu ini wajib dibina dari masa kecil lagi. sebab itulah di waktu kecil kita di ajarkan segala adab dan sopan, kesemua itu adalah untuk memupuk sifat malu supaya timbul pada diri. Dengan adanya perasaan malu yang beserta keimanan pasti akan terjauh dari segala unsur negatif dan keji.

Perasaan malu ini harus di kekalkan sehingga kita dewasa bukan boleh hanya di waktu kecil sahaja, jangan di buangkan kerana ia akan menjadi PERISAI DIRI.

Mereka yang bergelumang dengan dosa maksiat pada hakikatnya tiada perasaan malu pada diri. Mana mungkin orang yang ada perasaan malu pada diri akan melakukan dosa maksiat. Mereka yang tiada perasaan malu secara automatiknya akan hilang segala benteng diri yakni IMAN. Orang yang ada iman wajib ada perasaan malu. Orang yang menjaga iman ini akan di jauhkan beberapa perkara :

1- Dijauhkannya dari orang yang ingin berbuat maksiat padanya kerana apa, kerana iman itulah yang menjadi perisai diri dan juga perasaan malu akan menerpa pada perasaannya sekiranya ia terdetik ingin melakukan maksiat. Malunya pada diri dan malunya teramat pada Allah Taala.

Bagaimana mereka yang tiada perasaan malunya.? 
Orang yang tiada perasaan malu tanpa agak-agak akan membiarkan dirinya menjerumus ke arah maksiat sama ada membiarkan dirinya di noda, membiarkan dirinya bersembang dan bergurau senda dalam keadaan yang lagho serta menghairahkan baik secara maya atau secara terang-terangan.

Hati-hatilah dengan setiap tutur kata kita kerana ia akan membuka pintu-pintu nafsu yang sangat membinasakan maka hilanglah perasaan malu yang ada pada diri. Sekiranya kamu seorang remaja maka jagalah iman dan perasaan malu mu itu supaya ia terbit dari diri kamu dan mampu menepis segala godaan dan ujian. Sekiranya kamu seorang isteri atau suami jagalah adab kamu bila berbicara dengan orang yang bukan muhrim kerana setiap bait-bait yang di tuturkan oleh kamu akan di sulami oleh iblis dan syaitan supaya orang yang mendengar itu akan terbuka nafsunya.

Sekiranya kamu pelihara iman dan malu maka secara automatik orang yang mendengar tutur kata mu itu akan merasa segan dan silu untuk berlebih-lebihan pada kamu kerana apa...KERANA IMAN DAN PERASAAN MALU masih menebal. Malu kamu itu pada siapa? Malu kamu pada Allah Taala dan juga Rasulullah SAW.Maka beradabnya kamu dengan dengan ALlah Taala dan juga Rasulullah SAW itulah menjauhkan kamu dari segala kemaksiatan.

Berwaspadalah di zaman ini. Zaman yang menggunakan teknologi yang mampu membuat kamu berseronok-berseronok secara bersendirian. Tidak kira apa status kamu..bujang berkahwin semua boleh dan bakal terjadi sekiranya tiada IMAN dan MALU.

Jagalah MARUAH diri kamu kerana ia akan memperlihatkan keturunan kamu di kemudian hari. Ornag yang tidak menjaga maruah akan sentiasa di hantui dengan kisah-kisah silam. Hidup kamu akan sentiasa terganggu. Maka BERTAUBATLAH sebelum terlambat.

Tambahkan IMAN perbaikan IMAN insyaALlah perasaan malu akan menerpa secara sendiri

Rasulullah SAW mengumpamakan iman dan perasaan malu berada dalam satu rumpun atau seiringan yang tidak dapat dipisahkan. Sebab itu dikiaskan orang yang tidak ada perasaan malu sebenarnya tidak ada benteng keimanan dalam diri.

Sabda Rasulullah SAW:
“Sifat malu dan iman itu seiringan. Jika salah satu ditinggalkan, maka kedua-duanya akan hilang.”(Riwayat Baihaqi)

Tuesday, January 6, 2015

Masalah Kencing Kotor (Urine Infection)


  • Kerap ke toilet..Lebih 10 kali dalam sehari 
  • Masa nk kuar kencing rasa pedih2, perit, air kencing pun panas je.
  • Kencing tak puas
  • Kencing tak habis
  • Sakit pada bahagian ari2 
  • Tak leh nak tahan kencing 
  • Kadang kala alami kencing berdarah (doktor cakap ada darah sikit dalam air kencing)
  • Demam

Antara puncanya

  • Kurang minum air 
  • Suka tahan kencing 
  • Hygiene -jaga kebersihan dalaman 


Cara ikhtiar mengatasi kencin gtak lawa ini boleh beli URAL di farmasi. Bancuh dengan air suam dan minum.



Boleh dapat di farmasi Rm1.50



share dari : http://vitaminpilihansemua.blogspot.com/2013/08/kencing-tak-lawas-punca-dan-cara-atasi.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...